27 Agustus 2026 superadmin 34
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan kunjungan ke MTsN 9 Bantul dalam rangka evaluasi dan tindak lanjut sosialisasi kantin sehat serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/08/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan sekaligus mendukung penyediaan makanan yang sehat dan bergizi bagi murid di lingkungan madrasah.
Dalam kunjungan tersebut, tim BPOM melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan kantin sehat dan penyediaan makanan bagi murid. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kondisi sarana dan prasarana kantin, kebersihan lingkungan, pengolahan makanan, hingga proses penyiapan dan penyajian menu MBG.
Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan makanan yang dikonsumsi murid memenuhi prinsip keamanan pangan. Kebersihan tempat dan peralatan, penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan, hingga penyajian perlu diperhatikan untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan menjaga kualitas pangan.
Tim BPOM juga memberikan perhatian terhadap bahan pangan yang digunakan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahan makanan yang disediakan aman dikonsumsi serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi murid. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kualitas pangan.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyambut baik monitoring dan evaluasi yang dilakukan BPOM. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memperoleh masukan dalam meningkatkan tata kelola kantin sehat dan mendukung pelaksanaan program MBG agar semakin optimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan program MBG dan perbaikan kantin madrasah. Masukan serta hasil evaluasi dari BPOM akan kami tindak lanjuti melalui perbaikan fasilitas, edukasi pengelola kantin, dan pengawasan terhadap makanan yang disajikan kepada murid,” ujar Siti.
Selain melakukan peninjauan, tim BPOM memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi sebagai bahan tindak lanjut. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat membantu madrasah melakukan perbaikan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya keamanan pangan.
Evaluasi juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara madrasah, pengelola kantin, penyedia makanan, dan instansi terkait. Kolaborasi diperlukan agar makanan yang diterima murid tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga diolah dan disajikan dengan memperhatikan prinsip kebersihan dan keamanan.
Melalui kunjungan BPOM tersebut, MTsN 9 Bantul berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengelolaan kantin sehat dan mendukung pelaksanaan program MBG. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan madrasah yang semakin sehat sekaligus menumbuhkan kesadaran murid mengenai pentingnya mengonsumsi makanan yang aman, sehat, dan bergizi. (wwt)