“Kapan Nabi Muhammad Lahir?” Pertanyaan Kepala Madrasah Bikin Suasana Maulid Makin Seru

28 Agustus 2026 superadmin 3

“Kapan Nabi Muhammad Lahir?” Pertanyaan Kepala Madrasah Bikin Suasana Maulid Makin Seru

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Suasana penuh semangat dan kecintaan kepada Rasulullah mewarnai kegiatan Masemba Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H di Musala Raudhatul Muta’alimin MTsN 9 Bantul, Jumat (28/08/2026). Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan lantunan selawat dan berbagai rangkaian acara yang diikuti keluarga besar madrasah.

 

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, memberikan sambutan. Tidak hanya menyampaikan pesan mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, Siti juga mengajak murid berinteraksi melalui kuis singkat seputar sejarah Nabi Muhammad saw.

 

“Kapan tanggal lahir Nabi Muhammad saw. menurut kalender Masehi?” tanya Siti kepada para murid.

 

Pertanyaan tersebut sontak membuat suasana semakin hidup. Para murid mencoba mengingat kembali pengetahuan mereka mengenai sejarah kelahiran Rasulullah. Sejumlah murid dengan antusias mengangkat tangan dan memberanikan diri menyampaikan jawaban di hadapan teman-temannya.

 

Interaksi sederhana tersebut membuat peringatan Maulid terasa semakin dekat dengan murid. Di tengah suasana religius, mereka tidak hanya diajak berselawat, tetapi juga mengingat kembali perjalanan hidup Rasulullah melalui pertanyaan yang memancing rasa ingin tahu.

 

Kuis tersebut sekaligus menjadi cara menarik untuk memadukan peringatan hari besar Islam dengan pembelajaran. Murid memperoleh kesempatan menguji pengetahuan tentang sejarah Rasulullah sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam menyampaikan jawaban di hadapan banyak orang.

 

Dalam sambutannya, Siti juga mengingatkan bahwa memperingati Maulid Nabi tidak cukup hanya dengan mengenang kelahiran Rasulullah. Kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. perlu diwujudkan dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika belajar, bergaul dengan teman, menghormati guru dan orang tua, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Melalui Masemba Bersholawat, keluarga besar MTsN 9 Bantul diajak kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad saw. Lantunan selawat yang menggema di lingkungan madrasah diharapkan semakin menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus menguatkan semangat untuk menjadikan akhlak beliau sebagai teladan.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kebersamaan dalam berselawat, belajar kembali sejarah Rasulullah, serta pesan-pesan keteladanan yang disampaikan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat karakter religius murid.

 

Masemba Bersholawat menjadi ruang bagi seluruh keluarga besar MTsN 9 Bantul untuk merawat kecintaan kepada Rasulullah melalui kegiatan yang khidmat, hangat, dan menggembirakan. Semangat tersebut diharapkan terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari melalui perilaku santun, kepedulian terhadap sesama, serta akhlak mulia yang mencerminkan keteladanan Nabi Muhammad saw. (ds)