26 Agustus 2026 superadmin 35
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Ekosistem literasi sekolah di Kapanewon Banguntapan memasuki babak baru yang lebih kolaboratif. Pada Rabu (26/08/2026), Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kapanewon Banguntapan menggelar pertemuan rutin perdana sekaligus lokakarya di SDIT LHI. Kegiatan ini turut dihadiri pustakawan Literarium Library MTsN 9 Bantul, Nur Ikhsan Endhy Saifulloh, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan madrasah.
Kegiatan yang dimulai pukul 12.15 WIB ini dibuka dengan apresiasi dari Pengawas Korwil Banguntapan, Rini Siswanti. Ia menegaskan bahwa pustakawan masa kini merupakan sosok serba bisa dengan beragam keahlian teknis sehingga keberadaan wadah komunitas sangat penting untuk saling menguatkan. Senada dengan hal tersebut, Kepala SDIT LHI, Nurul Qayimah, menekankan pentingnya perpustakaan sebagai jantung literasi sekolah. Menurutnya, setiap perpustakaan memiliki nilai dan keunikan yang apabila disinergikan melalui ATPUSI akan mendorong kemajuan bersama.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua ATPUSI Kapanewon Banguntapan, Anis Fuadah, memaparkan perkembangan organisasi sejak diinisiasi di Korwil Pendidikan. Struktur kepengurusan inti yang awalnya diisi seluruhnya oleh perempuan kini telah dilengkapi dengan kehadiran dua pengurus laki-laki untuk menjaga keseimbangan dinamika organisasi.
Acara puncak diisi dengan lokakarya “Manajemen/Pengelolaan Perpustakaan Sekolah” oleh Yuliana Kristiani dari Dispusip Bantul. Materi yang disampaikan relevan dengan visi transformasi digital perpustakaan, mulai dari perencanaan program kerja, digitalisasi koleksi, hingga inovasi layanan berbasis teknologi. Bagi Ikhsan, materi mengenai otomatisasi dan pemanfaatan sistem teknologi informasi menjadi bekal penting untuk terus mengembangkan sistem manajemen yang adaptif di Literarium Library serta memberikan layanan prima kepada pemustaka di era digital. (iks)