Satukan Persepsi Implementasi Kokurikuler, Guru MTsN 9 Bantul Tingkatkan Kompetensi

29 Juli 2026 superadmin 19

Satukan Persepsi Implementasi Kokurikuler, Guru MTsN 9 Bantul Tingkatkan Kompetensi

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 9 Bantul, Noor Shofiyati, mengikuti Workshop Kokurikuler yang diselenggarakan pada Rabu (29/07/2026) di Aula MTsN 4 Bantul. Kegiatan ini difasilitasi oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K2M) dan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) MTs Kabupaten Bantul sebagai upaya memperkuat pemahaman serta menyamakan persepsi mengenai implementasi kegiatan kokurikuler di madrasah.

 

Workshop menghadirkan Anita Isdarmini, Katim 1 Kurikulum dan Kesiswaan (Kursis) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Anita menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran karena berperan dalam memperkuat kompetensi, karakter, dan pengalaman belajar murid sesuai dengan arah kebijakan kurikulum.

 

Kegiatan ini diikuti oleh para wakil kepala madrasah bidang kurikulum MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Bantul. Melalui workshop tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai kebijakan terbaru, strategi pelaksanaan, serta penyusunan program kokurikuler agar dapat diterapkan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

 

Ketua K2M MTs Kabupaten Bantul sekaligus Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pengelola kurikulum dalam merancang implementasi kokurikuler yang berkualitas.

 

"Melalui workshop ini, kami berharap terbangun kesamaan persepsi sekaligus kolaborasi antarmadrasah sehingga implementasi kokurikuler dapat dilaksanakan secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Sugeng Muhari.

 

Noor Shofiyati menyambut positif pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus menjadi sarana berbagi praktik baik antarmadrasah dalam mengembangkan program kokurikuler yang relevan dengan kebutuhan murid.

 

Hasil workshop diharapkan dapat diimplementasikan di MTsN 9 Bantul untuk memperkuat pelaksanaan program kokurikuler yang lebih terarah, bermakna, dan mampu mendukung pengembangan karakter, kompetensi, serta pengalaman belajar murid secara optimal. (ds)