Seimbangkan Ilmu Dunia dan Akhirat, Siswa MTsN 9 Bantul Antusias Hadapi Ujian Informatika dan Tahfidz

12 Juni 2026 superadmin 7

Seimbangkan Ilmu Dunia dan Akhirat, Siswa MTsN 9 Bantul Antusias Hadapi Ujian Informatika dan Tahfidz

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026, suasana di MTsN 9 Bantul tampak penuh semangat pada Jumat (12/06/2026). Pada hari ini, peserta didik kelas VII dan VIII mengikuti asesmen mata pelajaran Informatika dan Tahfidz Al-Qur’an. Kombinasi kedua mata pelajaran tersebut mencerminkan komitmen madrasah dalam mewujudkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

 

Pelaksanaan asesmen berlangsung tertib dan kondusif di ruang-ruang ujian yang telah dipersiapkan oleh panitia. Pada sesi Informatika, peserta didik tampak fokus mengerjakan soal-soal yang menguji kemampuan berpikir komputasional (computational thinking), pemahaman terhadap perangkat digital, serta penerapan logika dasar dalam pemecahan masalah. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era digital.

 

Sementara itu, suasana khidmat terasa pada pelaksanaan asesmen Tahfidz Al-Qur’an. Dalam ujian tersebut, peserta didik diuji kemampuan hafalan Al-Qur’an melalui pembacaan ayat, melanjutkan potongan ayat, serta ketepatan dalam pelafalan sesuai kaidah tajwid. Asesmen ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesungguhan yang ditunjukkan oleh para peserta didik selama mengikuti asesmen.

 

"Hari kedelapan ASAT ini menjadi momentum penting untuk melihat bagaimana keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat diterapkan dalam proses pendidikan. Kita berharap peserta didik tidak hanya melek teknologi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi juga memiliki fondasi iman yang kuat melalui kedekatan mereka dengan Al-Qur’an," ujarnya.

 

Antusiasme peserta didik terlihat dari kesiapan mereka dalam mengikuti kedua asesmen yang memiliki karakteristik berbeda. Kemampuan beralih fokus dari penguasaan teknologi menuju penguatan spiritual menunjukkan bahwa peserta didik mampu menghadapi setiap tantangan pembelajaran dengan baik. Dukungan para guru serta suasana asesmen yang humanis turut menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga peserta didik dapat mengerahkan kemampuan terbaiknya tanpa merasa tertekan.

 

Ketua Panitia ASAT, Noor Shofiyati, menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan asesmen tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

 

"Alhamdulillah, pelaksanaan asesmen hari ini berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi kedisiplinan peserta didik, kesiapan para pengawas, serta dukungan seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik. Semoga hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kemampuan dan usaha terbaik peserta didik," ungkapnya.

 

Rangkaian pelaksanaan ASAT hari kedelapan ditutup dengan tertib dan tanpa kendala berarti. Melalui asesmen yang memadukan kecakapan teknologi dan penguatan spiritual ini, MTsN 9 Bantul berharap dapat terus mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, berkarakter mulia, serta siap berkontribusi positif di tengah perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. (wwt)